Langsung ke konten utama

Postingan

MENU BARU OUTBOUND RAYON PMII AL KINDY

TULUNGAGUNG (rayonpmiialkindy.blogspot.com) setiap sekali dalam setahun, Rayon PMII Al Kindy mengadakan Outbound sebagai agenda puncak follow up untuk mematangkan materi-materi MAPABA melalui diskusi bersama. Kali ini Outbound di adakan di wisata Argowilis Tulungagung, 24-26 Februari 2016. Outbound di ikuti oleh angota baru dan pengurus Rayon Al Kindy serta di dampingi oleh pengurus komisariat Sunan Ampel Kediri. bedah jurnalistik di lingkungan yang asri *Sufiyana* Berbeda dari tahun sebelumnya yang fokus pada puncak follow up dan refreshing, kali ini Bedah Jurnalistik ikut menemani maba untuk belajar fotografi dan menulis berita. suasana lingkungan yang ramah, dengan pepohonan rindang dan suhu yang dingin menambah kenyamanan belajar menjadi lebih kondusif. “Untuk menulis sebenarnya yang penting adalah pembiasaan, jadi harus rajin menulis untuk meningkatkan kualitas tulisan” kata kak Putriana Deasy, Aktivis PMII yang juga mengikuti UKM LPM Dedikasi STAIN Kediri saat menjadi fa...

MENELAAH DEMOKRASI MELALUI DIALOG INTERAKTIF DENGAN AKTIVIS PMII, HMI DAN GMNI

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Sidang Umum Dewan Mahasiswa STAIN Kediri sudah berlangsung pada tanggal 15-16 februari 2017. Peserta sidang terdiri dari Kosma, UKM dan pengurus DEMA. Peserta sidang saling aktif selama sidang berlangsung yang membahas AD/ART, APBD, GBHD, Tata Laksana SEMA, Tata Tertib Pengesahan SEMA dll. Peserta sidang memang benar-benar memanfaatkan waktu untuk mengoptimalkan Sidang Umum Dewan Mahasiswa STAIN Kediri, bahkan peserta sidang juga tidak keberatan jika harus ada penambahan waktu untuk mendapatkan hasil sidang yang benar-benar dibutuhkan oleh mahasiswa. Sebelum pelaksanaan sidang, 15 Februari 2017 setelah pembukaan berlangsung, ada hal menarik yang disuguhkan kepada peserta sidang sebagai permulaan, menelaah demokrasi lebih dalam dengan pemateri yang luar biasa melalui dialog interaktif. Pemateri tersebut berasal dari 3 organisasi yaitu HMI, PMII dan GMNI. Dengan tema Urgensi Peran Mahasiswa Untuk Membentuk Demokrasi yang Berintregitas, Mereka men...

Salahkah Jika...

Di hari kapankah itu.... Hari awal kita bertemu Nampak begitu sombong sikapmu Kau acuh pada orang baru Di manakah tempat itu.... Tempat pertama kita bertemu Tempat baru dan asing bagiku Tempat keramaian namun sepi bagiku Setelah pertemuan itu.... Setiap saat aku terbayang wajahmu Akupun tak tau apa maksud bayanganmu Yang selalu menghantui hari-hariku Ternyata Tuhan punya rencana baru Kitapun dipertemukan kembali Akupun bahagia meskipun hanya melihatmu Tapi kau tetap dengan sikapmu, tak peduli Setelah beberapa kali kita bertemu Barulah kau menunjukkan sikap lain padaku Berulang kali kita bertemu Kita telah mempunyai kebiasaan baru Salahkah ji8ka aku mempunyai rasa Yang akupun tak tau apa rasanya itu Akupun sering bertanya-tanya Apakah maksud dari sikapmu itu. *Fitri Hidayatul K.* (09/10/2016)

TAN MALAKA PAHLAWAN CERDAS DAN AGAMIS

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) 21 Desember 2016 perpustakaan STAIN Kediri  ramai dikunjungi oleh Mahasiswa, ramai bukan untuk aktivitas meminjam ataupun membaca buku tetapi untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Diskusi Publik TAN MALAKA PATRIOT YANG HILANG DAN KEMBALI. Perpustakaan tampil berbeda dari biasanya, ruangan dipenuhi kursi-kursi bahkan di luar perpustakaan juga disediakan kursi-kursi dan LCD agar mahasiswa yang tidak dapat masuk dapat berkesempatan menyaksikan diskusi. Diskusi yang dihadiri oleh ratusan orang dari kalangan Mahasiswa, pegawai pemerintahan, ormas, dan masyarakat luas serta jajaran Bank Indonesia, kepala pariwisata dan ibu camat bahkan rektor Stain Kediri Bapak Nur Hamid juga menghadiri diskusi yang di moderatori oleh bapak Taufik Al Amin dengan narasumber yang jauh-jauh datang dari Sumatera Barat ke Kota Kediri. Mereka adalah keluarga Tan Malaka yang sama-sama berdarah minang diantaranya Bapak Ferizal Ridwan (Wakil Bupati Lima Puluh Kota), Habib ...

TEKA TEKI KESAKRALAN GOA SELOMANGLENG

Sesaji yang berada pada sudut-sudut Goa Selomangleng. Indonesia merupakan negara yang mayoritas masyarakatnya beragama islam. Islam sudah menyatu dalam setiap individu sejak masa-masa pergerakan wali songo dalam menyemarakkan islam.  Islam dapat diterima dengan leluasa oleh masyarakat setempat. Ketika itu kebudayaan lama masyarakat menyatu dengan islam yang dikreasikan oleh para wali songo . Keindahan Goa Silomangleng dari tampak depan. Hing ga kini, meskipun islam telah menyeluruh dalam penyebarannya. Sebagian masyarakat masih mempercayai kepercayaan animisme dan dinamisme. Di daerah jawa, hal-hal tersebut bukan merupakan rahasia. Salah satu buktinya, dapat dijumpai ketika mengunjungi Goa Selomangleng Pegunungan Klotok Kota Kediri, Jawa Timur. Goa Selomangleng memiliki panorama yang sangat indah, mulai dari awal masuk tangga-tangga terbangun dengan sangat rapi dengan kesan beragam seni dari bentuknya yang meliuk-liuk. Selain Goa Selomangleng juga sangat sejuk, ada ban...

TENTANG AKU DAN KAMU, SAHABAT

Sahabat, Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama? Aku tak ingin tau, Dan aku tak ingin pernah tau Karna kamu selamanya bagiku..... Bersamamu, Tangisku kan terurai menjadi tawa Dukaku kan terpecah menjadi bahagia Dan airmata yang terlanjur jatuh.... Takan berubah menjadi nestapa Denganmu,kepenatanku tergilas sirna Terkadang disatu waktu, Prasangka pernah menjauhkanmu dariku Tapi sungguh sahabat, Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu Ingatkah sahabat, Kita pernah duduk bersama Melukis langit dengan impian Tentang aku , kamu dan kehidupan...... *Reza Pahlevi El Hatimi* (19/11/2016).

KANTIN DAN MAHASISWA STAIN KEDIRI DALAM SATU WACANA

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Salah satu hal yang menarik dari kampus STAIN Kediri adalah sebuah kantin yang berada di kampus II. Menarik bukan karena sesuatunya yang wah bagi kalangan mahasiswa. lalu apa yang menarik jika kebanyakan mahasiswa tidak merasakan kewaahan kantin yang terdiri dari 4 penjual yang berbeda dan menjual beraneka macam makanan untuk dikonsumsi oleh  mahasiswa, dosen dan tentunya juga pegawai STAIN Kediri. Hanya datang dan berlalu Jika ingin memasuki gedung J ataupun K dengan melewati kantin, tentu banyak komentar-komentar mahasiswa mengenai kantin tersebut. Bukan kantinnya tetapi gedung J. Bagaimana tidak ? kantin yang banyak diminati mahasiswa tersebut areanya masih sempit, dan lagi jika hujan, tempat duduk dan juga meja yang disediakan tidak sepenuhnya bisa di pakai. Banyak mahasiswa menjadikan  bagian barat lantai bawah gedung J tepat di depan Kantin menjadi tempat tongkrongan mahasiswa akhir-akhir ini. Ada banyak komentar miring m...