Langsung ke konten utama

Postingan

MASA ORIENTASI ANGGOTA BARU (MAPABA) VII RAYON PMII AL KINDY 2016

Sahabat dan Sahabati duduk terpisah *Kader* Apapun makanannya, tetap dimakan bersama *Kader* Untuk pertama kalinya ada materi Pers di MAPABA *Kader*

Sukses Taklukkan Test, Bersama Kader Pergerakan!

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Sabtu, 15 Juli 2017 Aula Kelurahan Ngroggo sudah dipadati 273 calon mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri yang mengikuti Bimbingan Test (BIMTES). Rayon Al Kindy, Rayon Abraham, Rayon Abu Nawas, Rayon Raden Said dan Rayon Bahasa Arab Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di kawasan Komisariat Sunan Ampel Kediri bersatu dalam menyukseskan Bimbingan Test (BIMTES) 2017. Selain peserta diberi wawasan keilmuan mengenai soal-soal yang diujikan ketika Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) peserta juga mendapat wawasan baru tentang motivasi, Antropologi kampus dan keorganisasian. Hal tersebut dilakukan agar peserta tidak jenuh ketika latihan mengerjakan soal-soal sehingga peserta bisa fokus. Pembukaan Bimbingan Test (BIMTES) 2017 *Sufi Ketua Pelaksana Bimbingan test (BIMTES) 2017 Sahabat yusril menegaskan agar mahasiswa harus memiliki semangat belajar untuk mencapai kesuksesan. “ kita harus senantiasa b...

NOSTALGIA PERGERAKAN 4 ANGKATAN PASCA KOMISARIAT SUNAN AMPEL KEDIRI

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Kamis, 8 Juni 2017 menjadi sangat terkesan dengan hadirnya para aktivis Pasca Pengurus komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PMII) Sunan Ampel Kediri di rayon pusat Jalan Sunan Ampel No. 19 Kota Kediri. Setelah lama tidak bertemu dan tidak berproses dalam naungan yang sama. 4 angkatan Pasca Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PMII) Sunan Ampel Kediri mengadakan silaturahmi dalam nostalgia pergerakan. Berbuka puasa bersama menjadi moment yang membahagiakan karena kebersamaan dapat terjalin kembali dalam nuansa bulan Ramadhan. Menurut pengakuan Sahabat Fani ruusul Masail dengan dibantu sahabat umar selaku ketua komisariat periode 2013-2014 yang kemudian mengkoordinir 4 angkatan Pasca Komisariat PMII Sunan Ampel Kediri acara tersebut baru pertama kali dilakukan agar silaturahmi tidak terputus. Apalagi dalam acara tersebut juga dilakukan doa bersama dengan harapan PMII Sunan Ampel Kediri semakin jaya dengan tetap menyanjung mot...

SAHABAT ALI MA'SUM TERPILIH SEBAGAI KETUA RAYON PMII AL KINDY 2017/2018

KEDIRI (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Sabtu, 27 Mei 2017 setelah sholat tarawih berjamaah, pendemisioneran pengurus Rayon Al Kindy 2016/2017 oleh pengurus Cabang PMII Kediri segera dilaksanakan. Setelahnya, pemilihan ketua rayon menjadi puncak agenda yang menegangkan pada Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-8 yang dilaksanakan di Desa Siman, Kecamatan Kepung. Berdasarkan hasil sidang pleno, calon ketua rayon harus berasal dari semester 4 dan sudah pernah menjadi pengurus rayon. Keputusan tersebut disepakati demi kelanjutan estafet kepemimpinan yang lebih baik setelah melalui beberapa pertimbangan. Ketua Rayon PMII Al Kindy 2017/2018 *Sufi* Dalam pemilihan ketua rayon, sahabat Ali Ma’sum terpilih sebagai ketua Rayon PMII Al Kindy 2017/2018. Sahabat Ali Ma’sum memperoleh 14 suara dari hasil voting. Dalam pidatonya, sahabat Ali Ma’sum mengungkapkan beberapa gagasannya bahwa dalam mengelola organisasi tentu akan berjalan jika ada kerjasama. “ dalam organisasi, konsepnya...

Rayon Al Kindy Melaksanakan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-8

KEDIRI (rayonpmiialkindy.logspot.com) 18 Juli 2016 pengurus Rayon Al Kindy dilantik. Sejak itu pula pengurus Rayon Al Kindy berproses di ranah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Kemudian, dimulailah pelaksanaan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-8 yang akan membawa perubahan dalam proses Rayon Al Kindy pada kepengurusan selanjutnya. Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-8 dilaksanakan di Dusun Pluncung, Desa Siman, Kecamatan Kepung tepatnya di rumah Sahabati Sinta Windia alumnus Rayon Al Kindy, 26-28 Mei 2017 dengan tema “ Bangun Tersentak dari Bumiku Subur Demi Terwujudnya Generasi Ulul Albab dalam Estafet Al Kindy yang Lebih Progresif & Inovatif”. Sahabat Anwar sedang menyampaikan motivasi berfikir kritis *Sufi* Pembukaan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) ke-8 dilaksanakan setelah sholat Tarawih berjamaah, mengingat besok sudah tanggal 1 Ramadhan. Partisipasi dari anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam pelaksanaan Rapat Tahunan Anggota Ray...

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Back to Campus

(rayonpmiialkindy.blogspot.com) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Back to Campus sudah digalakkan sejak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terbentuk, terlebih setelah masa Orde Lama PMII semakin gempar di ranah kampus.  Identitas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus dibuktikan melalui tindakan bukan sekedar ilusi. Kampus adalah sahabat baik Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai miniatur negara dan miniatur pembelajaran yang menyuplai banyak pengalaman yang siap dikelola. Kesempatan baik tidak boleh disia-siakan oleh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Diklat makalah oleh Rayon PMII Al Kindy *Sufi* Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sahabat Aminuddin Ma’ruf kampus merupakan lapangan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dimana kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang bermain di dalamnya. Jika tidak ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bagai...

BAGAIMANA ANGGOTA PMII MENGELOLA WAKTU?

         (rayonpmiialkindy.blogspot.com) Sebagai organisasi ekstra kampus, PMII memiliki peran yang sangat strategis sebagai jembatan aspirasi. PMII memiliki ribuan anggota dari berbagai kalangan berbeda yang menyatu dalam satu barisan dan satu cita. Keunggulan-keunggulan visi dan misi PMII tidak dapat diragukan adanya. Namun, dalam prakteknya beberapa anggota PMII belum mampu meyiapkan diri untuk menjadi pengendali dirinya, dalam hal ini anggota belum bisa mengelola bagaimana ia harus memanfaatkan waktu.  Padahal, mahasiswa harus mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri,  bagaimana akan mengabdi pada masyarakat jika perperang dengan waktu saja kalah, bagaimana akan melawan penindasan jika ia membiarkan dirinya tertindas oleh waktu. Dalam satu hari waktu tidak berkurang dan tidak pula bertambah.  Pertanyaan yang harus dijawab dalam setiap pergantian hari adalah apa yang sudah saya lakukan hari ini? pertanyaan sederhana ini akan membingung...